Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2018

Guru-guru SMP Negeri 114 Jakarta.

Senam Ceria

Guru-guru SMP Negeri 114 Jakarta.

Penyerahan Piala OGN Dikdas 2018

Tingkat Sekolah Menengah Pertama Wilayah Jakarta Utara Dua.

Tampilkan postingan dengan label My Corner. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label My Corner. Tampilkan semua postingan

Jumat, 08 Mei 2020

Ramadhan Hari Ke-16 Tahun 1441 H (2020 M)

Memasuki hari ke-16 Ramadhan, aku sudah terbangun sejak pukul 12.30. Seperti biasanya kebanyakan orang bangun tidur, itu pula yang kulakukan, ke kamar mandi, hehehe. Setelah semua kegiatan rutin selesai, pk. 03.50 aku turun ke bawah untuk sahur bersama keluargaku. Terima kasih mba ku yang selalu menyiapkan makanan sahur dengan telaten terutama menyediakan semua keperluan ibuku.

Selesai sahur mengobrol sebentar, lanjut mandi agar tepat adzan subuh aku sudah siap. Membaca dzikir, almatsurot, membaca surat-surat Alquran harian dan dilanjutkan tilawah. Tepat pk. 08.00 dilanjutkan dengan sholat dhuha kemudian membaca tilawah sampai dengan pk. 10.00. Berleha-leha sampai pk. 10.30 dilanjutkan belajar (memperdalam IT) biar tidak ketinggalan zaman, biar ga kalah sama anak milenial.

Alih-alih belajar, buka laptop malah buka youtube, ada lagu dari Atta Halilintar tentang wabah Covid-19 yang melanda dunia. Lagu nya keren banget bikin merinding. Karena ingin membantu mentrendingkan lagu ini maka aku taruh di blog ini, siapa tau ada yang lihat dan mengkliknya. Cuma segitu aja yang bisa aku lakukan untuk meringankan akibat wabah ini yang tidak saja berdampak pada kesehatan juga pada ekonomi dan kehidupan sosial.

Sejak adanya wabah ini beberapa bulan lalu tepatnya tanggal 16 Maret 2020, mulai diberlakukan belajar dari rumah karena untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Kegiatan yang dapat dilakukan dari rumah maka lakukan dari rumah, keluar rumah hanya untuk keprluan yang penting-penting saja. Bagiku sejak 18 Maret 2020, aku keluar rumah baru 3 kali. Pertama aku keluar rumah adalah untuk mengurus kenaikan golongan yaitu ke sekolah untuk mengambil berkas dan kedua kalinya ke sekolah untuk meminta tanda tangan kepala sekolah dan menyerahkan berkas ke sudin. Alhamdulillah kegiatan ini berjalan lancar, ku berharap semua prosesnya akan terus lancar sampai aku menerima surat kenaikan golonganku.Hari ketiga keluar rumah adalah saat takziyah ke rumah murid karena ayahnya yang sudah lama sakit meninggal dunia.

Sepulang dari takziah, ku perhatikan benar-benar bagaimana jalanan sepi hanya tampak beberapa kendaraan saja, ini merupakan pemandangan yang jarang terjadi. Biasanya sepanjang jalan Yos Sudarso kendaraan ramai, polusi udara akibat kendaraan bermotor bukan main banyaknya. Tapi sekarang jalanan sepi dan udara terasa lebih bersih, mungkin ini cara Tuhan untuk mengistirahatkan sejenak bumi agar kembali bersih.

Selama di rumah saja biar tidak bosan, aku berusaha memvariasikan kegiatan, seperti olah raga, maskeran, membaca buku, mengikuti pelatihan ataupun webinar (seminar online). Alhamdulillah, dalam kira-kira 2 bulan aku sudah mendapatkan 2 sertifikat webinar, 3 sertifikat pelatihan, masih ada 1 pelatihan bersertifikat yang belum selesai dan beberapa webinar yang tidak bersertifikat. 

Kegiatan lainnya ketika mulai Ramadhan adalah membuat flyer yang berisi kutipan Alqur'an, Hadist ataupun kalam ulama, tujuannya agar yang aku baca juga bisa dibaca oleh orang lain dengan cara yang lebih ringan dan menarik meskipun hanya beberapa orang yang kadang respon dengan yang aku tulis di status WA. 

Selama diberlakukannya PSBB, kegiatan utama aku yaitu mengajar tetap kulakukan tetapi dari rumah dengan menggunakan media sosial WA dan adakalanya menggunakan aplikasi seperti googleform, quizizz, youtube dan tentunya blog ini untuk menshare materi dan soal-soal latihan.

Sebenarnya di rumah aja, ada enak dan tidaknya. Enaknya kerja dari rumah adalah kegiatan mengajarnya bisa kita sambi dengan kegiatan lain, meskipun terkadang keteteran sih karena harus melayani pertanyaan murid tapi juga harus menangani kegiatan lain. Nah tidak enaknya karena waktunya yang fleksibel maka kita juga tidak bisa mematok waktu sampai jam sekian dalam memberi pelayanan kepada murid kerena terkadang sampai tengah malampun ada murid yang membutuhkan pelayanan dari kita. Belum lagi masalah tugas yang harusnya sudah disetor tapi malah belum disetor juga padahal sudah berhari-hari. Ada yang karena muridnya memang malas tapi adapula yang ternyata murid tersebut tidak punya kuota sehinggga tidak sampai informasinya. Begitulah serba serbi pelaksanaan pembelajaran di masa pandemi Covid-19 ini. semoga lekas berakhir agar kita dapat beraktivitas kembali seperti biasa, agar roda kehidupan berjalan kembali normal.

Tak terbayangkan kan sebelumnya kalau kita dalam merayakan lebaran tidak kemana-mana hanya di rumah aja. Walau demikian tetap harus dijalani dengan suka cita, isi dengan kegiatan yang bermanfaat sehingga ketika nanti kehidupan sudah kembali normal kita tidak menjadi orang yang menyesal karena hanya berleha-leha saja. Keep Spirit Never Give Up. Lekas sembuh Indonesiaku.








Senin, 18 Juni 2018

Kisah Lebaran hari Ke-4

Alhamdulillah. Setelah selama kurang lebih sebulan kita berpuasa, sampailah kita pada hari yang dinanti yaitu Idul Fitri, yang berarti kembali kepada kesucian, meskipun ini diperoleh hanya bagi yang telah benar-benar menjalankan puasa Ramadhan sesuai syariat yang telah ditentukan dan semoga kita termasuk didalamnya. Aamiin.

Sabtu, 19 Mei 2018

Kisah Ramadhan Hari Ke-4

Hari ke-4 Ramadhan ini, saya kembali ke Jakarta setelah menghabiskan liburan awal Ramadhan di rumah kakak di Gandul. Menjalani Ramadhan di Gandul sungguh menyenangkan karena rumah berada tidak jauh dari Mushala sehingga dengan cepat dapat beribadah berjamaah di sana.

Rabu, 09 Mei 2018

Selamat Jalan Adikku Tersayang

Dalam perjalanan kehidupan kita, disekeliling kita terdapat orang2 yang menyokong kesuksesan kita walaupun dengan kontribusi yang hanya sedikit tetapi tanpa kehadiran mereka ternyata kita kewalahan. Mereka tidak harus berasal dari keluarga kita bisa juga orang lain yang tidak ada hubungan darah dengan kita.

Rabu, 02 Mei 2018

Selamat Hardiknas, 2 Mei Tahun 2018

Di kesempatan kali ini, bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional 2 Mei Tahun 2018, saya ingin sedikit berkisah tentang pengalaman baru saya kurang lebih selama sebulan yang lalu, yaitu tentang pertama kali saya mengikuti Pelda Sagusablog yang diselenggarakan oleh IGI melalui salah satu kanal pelatihannya yaitu Pelatihan Maluku Belajar. Pada pelatihan ini saya mendapatkan pengetahuan tentang membuat dan menghias blog serta membuat soal online. Apa-apa saja yang saya pelajari sedikit banyaknya terekam pada blog perdana saya ini yaitu http://nsmatematika114.blogspot.co.id yang tentu saja sesuai dengan kemampuan daya serap yang saya miliki. Saya bersyukur dapat ikut serta dalam pelatihan ini dan insya Allah pada pelatihan-pelatihan selanjutnya. Pendidikan memegang peran yang sangat besar dalam memajukan suatu bangsa, melalui pendidikan yang bermutu kita dapat menyiapkan generasi muda Indonesia untuk dapat bersaing dengan bangsa lain. 

Selasa, 17 April 2018

Ikatan Guru Indonesia


IGI merupakan singkatan dari Ikatan Guru Indonesia, perkenalan pertama kali adalah melalui grup wa yang mengajak untuk bergabung ke dalam wadah ini, karena penasaran maka saya memasang aplikasi telegram.  Semula saya bertanya-tanya ini apa bedanya dengan PGRI yang sudah saya kenal sejak lama. Namun lambat laun sejak saya mengikuti melalui channel telegram ternyata banyak kegiatan positif yang diselenggarakan oleh IGI terutama dalam hal pengembangan dan peningkatan sumber daya guru dimana saja di seluruh Indonesia tanpa membedakan guru negeri atau swasta, guru honor maupun PNS.

IGI melalui salah satu kanal pelatihan yang dimilikinya yaitu Maluku Belajar secara terstruktur telah banyak mengadakan pelatihan-pelatihan terutama dengan menggunakan fasilitas online dengan menggunakan aplikasi webex.

Harapan saya ke depannya IGI dapat menjadi lebih besar lagi, lebih fokus lagi dalam mengadakan even-even pelatihan yang berbasis IT karena ke depan kita sangat membutuhkannya. Karena jika kita tidak mempersiapkan diri dengan baik, kita akan tergilas oleh zaman karena di luar sana akan banyak hal-hal yang lebih menarik minat siswa yang akan membuyarkan perhatian mereka terhadap pembelajaran jika kita tidak melakukan trik-trik dalam pembelajaran dengan hal-hal menarik seperti salah satunya adalah game-game yang ada disekitar mereka.

Berbekal semangat dan tekad pantang menyerah saya berusaha mengikuti pelatihan yang diadakan oleh IGI melalui salah satu kanal pelatihannya yaitu Maluku Belajar dengan pelatihan pertama kali yang saya ikuti adalah membuat blog pembelajaran dengan nama Sagusablog. Diharapkan satu guru mempunyai satu blog yang dapat digunakan sebagai wadah belajar bersama antar sesama guru maupun dapat dijadikan wadah komunikasi dan media pembelajaran siswa diantaranya melalui adanya soal online yang menjadi menu dalam blog tersebut.

Akhir kata, mengutip dari prinsip IGI yaitu Sharing and Growing Together. Semoga kita dapat bergerak bersama-sama, dengan prinsip berbagi dan bertumbuh bersama dalam memajukan pendidikan di Indonesia agar dapat menghasilkan generasi penerus bangsa yang handal.

Kisah Tokoh Tokoh Matematika

Pythagoras (582 SM - 496 SM)


Lahir di pulau Samos, di daerah Ionia, Yunani Selatan. Salah satu peninggalan Pythagoras yang paling terkenal hingga saat ini adalah teorema Pythagoras.  Teorema Pythagoras menyatakan bahwa kuadrat sisi miring suatu segitiga siku-siku sama dengan jumlah kuadrat dari sisi-sisi yang lain.  Yang unik, ternyata rumus ini 1.000 tahun sebelum masa Pythagoras. Orang-orang Yunani sudah mengenal perhitungan "ajaib" ini. Walaupun faktanya isi teorema ini telah banyak diketahui sebelum lahirnya Pythagoras, namun teorema ini dianggap sebagai temuan Pythagoras, karena ia yang pertama membuktikan pengamatan ini secara matematis. Pythagoras menggunakan metode aljabar untuk membuktikan teorema ini.

Setiap Kita adalah Pemenang

Assalamu 'Alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Sahabat ...


Sebelum kita dilahirkan ke dunia, ketika kita belum menjadi janin. Saat itu jutaan sperma ayah kita menerobos rintangan yang ada di dalam tubuh ibu kita. Jutaan sperma itu menerobos masuk untuk menemui sel telur. Tahukah kamu...? dari jutaan sperma itu hanya satu sperma yang berhasil menerobos masuk mengalahkan segala rintangan yang menghadang dan satu-satunya sperma itu adalah kita. Jadi sebelum kita dilahirkan ke dunia ini, kita sebenarnya sudah menjadi pemenang. Karena itulah dalam menghadapi kesulitan yang menghadang dalam kehidupan kita harus optimis bahwa kita akan mampu untuk melalui rintangan demi rintangan. Karena Allah telah menciptakan kita dalam bentuk yang sebaik-baiknya.

Nah...kalau mau dihubungkan dengan mata pelajaran matematika, yang kata sebagian besar siswa merupakan mata pelajaran yang sulit maka sebenarnya, "Tiada yang sulit jika kita mau berusaha". Ingat ya kita sebelum terlahir ke dunia sudah menjadi pemenang, masa dengan matematika saja menyerah. Ok sahabat tetap semangat untuk berjuang menghadapi segala rintangan.